Jumat, 15 Agustus 2008

Komunikasi Intrapersonal

Sistem Komunikasi Intrapersonal

Komunikasi merupakan bagian yang sangat esensial dalam setiap diri manusia. Di mana setiap individu perlu berkomunikasi untuk membuktikan eksistensinya baik secara individu maupun kelompok.. Komunikasi intrapersonal merupakan jembatan untuk menuju ke arah komunikasi – komunikasi lain.

Dalam psikologi sosial, mempelajari tentang sistem komunikasi intrapersonal. Sistem Komunikasi Intrapersonal adalah suatu proses yang terjadi dalam diri individu ketika berkomunikasi. Karena memfokuskan pada dirinya sendiri (herself) pada proses internal individu maka psikologi kognitif sangat kental dalam pembahasan ini.

Ia merupakan kendaraan efektif guna memahami manusia sebagaipribadi yang hidup berinteraksi, baik secara psikologis maupun secara sosial, atau bahkan lingkungan psikologis. (Bigge, 1984; dan Littlejohn, 1988: 68-94)

Dalam system Komunikasi Intrapersonal terdapat beberapa proses yang dimulai dari

  • Penangkapan stimuli (sensasi)
  • Pemberian makna terhadap stimuli menjadi informasi (persepsi)
  • Menyimpan (storage) dan memanggil kembali informasi (memory)
  • Mengolah dan memanipulasi informasi (berpikir)

RELEVANSI

Topik 8ini sangat penting karena memberikan konsep dasar dalam menjelaskan bagaimana proses pengolahan informasi yang terjadi / yang ada dalam individu. Prinsip ini menjadi landasan ketika mempelajari komunikasi pada konteks yang lebih tinggi, seperti komunikasi.

SENSASI

  • Sensai adalah tahap awal dari penerimaan informasi
  • Sense/memory system, specialized information gathering system
  • Ada 5 alat indra yang umum dikenal, tetapi dalam psikologi dikenal alat indera yang lebih kompleks
  • Berdasarkan stimulus yang diterima, alat indera dibagi menjadi 3, eksteroseptor, interoseptor, proprioseptor.
  • Alat indera memiliki batas dalam menerima stimuli yang masuk, yang sering disebut ambang mutlak.

Sensasi memainkan empat peran yang merupakan bagian dari persepsi

    1. Deteksi. Elemen untuk mendeteksi setiap stimulus di setiap inderadisebut reseptor. Reseptor adalah sel tunggal atau sekelompok sel yang secara khusus memiliki respon pada energi.
    2. Transduction & Transmission. Reseptor dalam alat indera mengubah energi yang masuk menjadi signal elektrokimia yang digunakan system saraf untuk berkomunikasi kemudian ditransmisikan pada sitem saraf otak.
    3. Information Processing. Proses ini dilakukan oleh reseptor dan juga otak. Pada Organisme sederhana misalnya kontak. Peran ini banyajk dilakukan oleh reseptor, tapi pada organisme yang lebih kompleks peran ini banyak dilakukan oleh otak.
    4. Selain dari faktor dari stimulus itu sendiri, faktor personal juga turut berpetran dalam ketajaman sensasi.

Tidak ada komentar: